Kuliner Kuliner Mancanegara

Shabu-Shabu Gen, Dagingnya Gurih dan Lembut

Written by Violet Rani

Kesiniaja.com – Kuliner khas Jepang telah menggoda lidah para penggemarnya di Jakarta untuk terus icip-icip. Keinginan itu membuat restoran Jepang seolah menjamur. Namun hanya Restoran Shabu-Shabu Gen yang menghadirkan rasa otentik dipadu dengan penyajian kontemporer.

Sesuai namanya, restoran yang beroperasi di bawah bendera Les Amis Group ini mengandalkan shabu-shabu. Hidangan berkuah dengan ragam isian daging, tahu, dan sayur-sayuran yang dimasak dengan kuah kaldu.

Wagyu Kagoshima direbus untuk diambil sarinya agar kuah kaldu lebih lezat. (Foto: Violet Rani/Kesiniaja.com)

Wagyu Kagoshima direbus untuk diambil sarinya agar kuah kaldu lebih lezat. (Foto: Violet Rani/Kesiniaja.com)

Executive chef Shabu-Shabu GenĀ  Komiyama Minoru mengaku hanya menambahkan kombu, soyu, katsubushi, dan lada hitam untuk memasak kuah kaldunya. Menurut Minoru, kunci kenikmatan shabu-shabu bukan dari racikan kuah kaldu. Tetapi pemilihan wagyu yang tepat menentukan kelezatan shabu-shabu.

Demi menjaga cita rasa, Shabu-Shabu Gen mengimpor langsung daging sapi atau yang kerap disebut wagyu dari peternakan di Kagoshima dan Hida. Rasio marblingnya pun minimal level 5 dan skor kualitas daging yang diambil A.

wagyu Kagoshima dan Hida memiliki marbling yang menggoda selera. (Foto: Violet Rani/Kesiniaja.com)

wagyu Kagoshima dan Hida memiliki marbling yang menggoda selera. (Foto: Violet Rani/Kesiniaja.com)

Marbling merupakan lemak yang terdapat di antara serabut otot (intramuscular). Lemak tak jenuh ini mempunyai titik lumer yang lebih rendah daripada lemak jenuh. Itulah sebabnya mengapa daging yang tersaji di Shabu-Shabu Gen terasa kenyal, bahkan tidak perlu mengunyah daging untuk mencernanya.

Penggunaan api yang tidak terlalu besar pada saat pertama memasak membuat sari dan lemak wagyu segera lumer. Seiring wagyu yang mulai matang, kuah kaldu bercampur dengan sari dan lemak wagyu. Minimnya bumbu pada kaldu justru membuat kualitas rasa daging terasa berjaya dalam rongga mulut. Lembut dan segar.

campuran isi shabu-shabu di Shabu-Shabu Gen (Foto: Violet Rani/Kesiniaja.com)

campuran isi shabu-shabu di Shabu-Shabu Gen (Foto: Violet Rani/Kesiniaja.com)

Agar lebih nikmat cocol wagyu ke dalam saus goma, ponzu, atau yuzu. Saus goma rasanya pedas dan gurih karena campuran bawang putih dan minyak cabai. Sedangkan saus yuzu terbuat dari jeruk yuzu yang segar dengan aroma jeruk khas Jepang itu. Saus ponzu yang berwarna gelap juga akan terasa pas jika dipadukan dengan daging sapi premium Jepang.

Restoran berkonsep minimalis modern ini terletak di lantai 46 Plaza Indonesia. Santap makan malam Anda lebih menyenangkan dengan ditemani kerlap-kerlip lampu Kota Jakarta.

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Violet Rani