Kuliner

Mangut Kepala Ikan Manyung Menggoyang Lidah

Written by Violet Rani

Kesiniaja.com – Kuah kental serta taburan cabai merah dan hijau melumuri kepala ikan manyung. Begitu kepala ikan manyung tersebut disajikan, tiga lelaki yang duduk di meja tengah di warung makan Selera Bu Fat langsung menyantapnya. Tak sampai lima menit, wajah mereka dibanjiri keringat. Kepedasan, namun tidak bisa berhenti menyantap kepala ikan yang beratnya 1 kilogram tersebut.

Di warung makan yang terletak di tepi Banjir Kanal Barat, Semarang, Jawa Tengah ikan jenis sembilang atau dikenal jambal roti ini diolah dengan diasap dan dipanggang. Sang pemilik, Bu Fatimah, mengolah ikan manyung dalam berbagai jenis masakan. Namun paling populer adalah mangut kepala ikan manyung.

Tidak seperti ikan mas yang berduri, kepala ikan manyung minim duri. Insangnya lembut dan tidak pahit. Kecuali tulang, semua bagian kepala ikan enak disantap.

Kenikmatan menu kepala manyung di warung Bu Fat terletak kuah santan yang kental. Dengan ditambah bumbu yang terdiri cabai, miri, bawang, kencur, dan santan, rasanya sangat melekat di lidah. Air perasan jeruk nipis juga membuat kepala manyung tidak terasa amis. Hidangan mangut kepala ikan manyung ini pun terasa legit dan gurih.

Biar menambah selera, juru masak Sri Rezeki memperbanyak cabai. Tak ayal jika rasa pedas jadi karakter utamanya. Gabungan cita rasa pedas dan gurih tersebut membuat kita tambah lagi dan lagi hingga menghabiskan berpiring-piring nasi.

Sebenarnya, warung ini menyediakan berbagai macam lauk dan sayur. Ada udang goreng, ayam goreng, empal, opor, terik tempe, urap, sayur buncis, dan lainnya. Jangan lupa menikmati sayur daun pepaya yang dimasak menggunakan lempung (tanah liat). Sempurna berpadu dengan kuah mangut pedas tipis nan gurih.

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Violet Rani