Terkini

China Akan Bangun Kereta Ke Puncak Gunung Rinjani

Written by Viona

Kesiniaja.com – Sempat menghilang dari media beberapa waktu lalu mengenai rencana investor China membangun kereta gantung ke Puncak Gunung Rinjani pada tahun 2015, Namun kali ini bukan lagi sebuah wacana. Investor asal China tertarik membangun fasilitas tersebut untuk memudahkan para wisatawan yang ingin menuju ke Puncak Gunung Rinjani dari perkebunan kopi Desa Lantan, Batukliang Utara (BKU)

 “Mohon kami diberikan kemudahan. Kami serius,” kata direktur utama PT Indonesia Lombok Resort Wang Hua Jun, kemarin (23/12) dengan menggunakan bahasa China, yang diterjemahkan stafnya Nyoman Suwardana, di ruang rapat kantor bupati.

Dirinya mengatakan,  bahwa proses pembangunan infrastruktur kereta gantung itu hanya membutuhkan waktu beberapa tahun saja, dengan nilai investasi mencapai ratusan miliar rupiah. Harapannya, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang tidak memiliki keahlian mendaki di Gunung Rinjani. Sehingga, ada alternatif lain yang lebih praktis, cepat dan aman dengan harga terjangkau.

Namun bukan hanya itu saja, sarana dan prasarana perhotelan, vila, restoran, pusat kesehatan, pusat perbelanjaan dan pusat olahraga juga akan dibangun secara bersamaan.

“Kami tetap mempertahankan ruang terbuka hijaunya,” kata Wang dihadapan Asisten II Setda Loteng H Nasrun, Kabag Aset Setda Loteng H Muhamad dan para pejabat SKPD lingkup Pemkab lainnya.

Wang yakin dengan adanya fasilitas ini, akan membantu pemerintah dalam mencapai target kunjungan wisatawan asing menuju Indonesia.

“Kalau sudah ada fasilitas, sarana dan prasarana seperti itu semua, maka kami yakin wisatawan asing di dunia akan berdatangan,” harap Wang.

Begitu Pemkab menyiapkan lahan dan perizinannya, maka perusahaannya langsung bergerak cepat, sesuai rencana yang sudah ada.

Menanggapi hal itu, Asisten II Setda Loteng H Nasrun menyambut gembira kedatangan investor asal China tersebut. Ia berharap, presentasi yang dipaparkan itu akan terwujud sesuai rencana. Pemerintah pun siap mendukung dari sisi kebijakan dan aturan. Lebih lanjut, pihaknya akan melaporkan ke Bupati HM Suhaili FT dan Wakil Bupati Lalu Pathu Bahri.

Jika berbicara pemanfaatan, kata Nasrun kebun kopi itu terkesan terlantar, tidak menghasilkan apa-apa untuk kesejahteraan masyarakat. “Namun, begitu ada investor seperti ini, maka kita sangat mendukung dan menyambut gembira,” katanya, singkat.

Dengan adanya rencana ini, kontan membuat netizen memberikan komentar pedas:

“Lagi-lagi birokrasi bullshit, Indonesia ga butuh kereta gantung. Disini butuh udara segar!,” Kata @septian_96 pada akun instagram @urban_hikers

“Tak ada kesan alami jika itu terjadi,” kata akun @chrissiada.

“Sekalian seven summit semua aja di bikin kereta gantung! Dampak buruk akan sangat berpengaruh jika itu benar-benar terjadi! Tolak!!,” jelas @ckringoblk.

Foto Featured: Trekkingrinjani.com

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Viona

We travel, some of us forever, to seek other places, other lives, other souls.