Terkini

Kasus Beruang Madu Kurus, Ini Penjelasan Kebun Binatang Bandung

Written by Binsar Marulitua

Kesiniaja.com – Pihak Kebun Binatang (Bonbin) Bandung memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan mengenai pembiaran kelaparan koleksi beruang madu (Helarctos malaynus) di dalam kawasannya. Dalam video yang diberitakan Daily Mail pada tanggal (18/1) digambarkan bahwa kawanan spesies tersebut terlihat sangat kurus dan memohon makan makanan kepada sejumlah pengunjung yang datang. Video ini menjadi viral ditonton masyarakat dan menuai kecaman, hingga menimbulkan  petisi untuk segera menutup kebun binatang tersebut untuk selamanya.

“Kami tidak pernah mengekploitasi sampai sedemikian rupa seperti sangkaan kekejaman yang terlihat dalam Video tersebut. Video itu dibuat beberapa bulan yang lalu. Kami sangat perhatikan makanan dan nutrisi hewan peliharaan kami sesuai jadwal dan kami juga membuka selebar-lebarnya kepada pihak media untuk datang langsung meliput,”jelas Humas Yayasan Marga Satwa, Sudaryo.

Menurut Sudaryo terjadi bias persepsi dalam pemahaman beruang dalam mata masyarakat luar negeri dengan beruang yang ada di Indonesia. Beruang di sana memang terlihat tinggi besar dan menakutkan sangat berbeda dengan spesies beruang yang ada di Indonesia. “Masalah fisik tidak selalu menjadi acuan pada beruang madu, kurus belum tentu tidak sehat, begitupun dengan gemuk belum pasti sehat” katannya.

Akan tetapi Sudaryo tidak membenarkan diri terhadap kesalahan membiarkan para pengunjung memberi makanan kepada hewan tersebut. Ia menambahkan bahwa sebenarnya di tiap sudut dalam area kebun binatang sudah jelas tertera pemberitahuan untuk tidak memberi makananan selain petugas. Akan tetapi ia tidak memiliki kuasa untuk melarang para pengunjung yang melemparkan kacang. roti dan lainnya sehingga terjadi perubahan perilaku pada beruang. “Kalau untuk ini saya salah dan saya siap dievaluasi,” jelas Sudaryo.

Terkait adanya laporan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan akan segera mengambil sikap terhadap hal yang terjadi di Bonbin Bandung tersebut. Menurut Siti, pihaknya telah mengirim tim untuk menginvestigasi dugaan kasus pembiaran beruang madu tersebut. Di dalam tim investigasi tersebut turut serta dibawa dokter hewan yang akan memeriksa beruang secara menyeluruh termasuk kelayakan tempat pemeliharaan.

“Kami akan rapat gelar hasil pemeriksaan untuk menentukan keputusan yang akan saya ambil pada Senin nanti. Saya akan informasikan setelah tim memberikan laporan dan mendengarkan pendapatnya,”ujar Siti.

Tidak hanya itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga angkat bicara terkait beberapa ekor beruang madu di Kebun Binatang Bandung kurus kelaparan. “Buat kamu-kamu yang gampangan emosian komen menghujat Pemkot Bandung tanpa meriset berita, gini ya: Kebun Binatang Bandung itu milik pribadi atau yayasan, bukan milik Pemkot (Bandung),” tulis Kamil melalui akun Twitter-nya pada Rabu, 18 Januari 2017.

Foto Featured: Republika/Arie Lukihardianti

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Binsar Marulitua