Terkini

Netizen Kritik Sriwijaya Air Atas Lumba-Lumba yang Diangkut Tanpa Air

Written by Maulana Malik

Kesiniaja.com – Jagat sosial media heboh dengan beredarnya foto yang menampilkan kondisi memprihatinkan lumba-lumba sedang diangkut menggunakan pesawat. Terlihat dalam foto tersebut, lumba-lumba terlihat kering dengan bungkusan bahan berwarna biru tanpa menggunakan air dan diletakkan dalam box atau peti terbuka.

Atas kejadian tersebut, sontak saja apa yang dilakukan maskapai tersebut mengundang komentar para netizen,  “Di dunia animal welfare ini termasuk Major Non-compliance, dan ini adalah PELANGGARAN KERAS!,” komentar seorang netizen. “Sedih, segala cara di halalkan untuk mendapatkan keuntungan besar. Padahal mamalia ini hampir punah ” tegas pengguna Instagram lain.

Hal ini bermula dari cuitan aktivis binatang Melanie Subono dalam akun Twitter-nya, @melaniesubono yang menjelaskan bahwa ada lumba-lumba yang diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta Menuju Balikpapan dengan kondisi yang memprihatinkan.

Netizen yang melihat postingan tersebut mengkritisi mengenai adanya lumba-lumba yang dibawa dalam penerbangan. Berdasarkan informasi, lumba-lumba tersebut diangkut dari Taman Impian Jaya Ancol dan akan dipindahkan untuk keperluan sirkus keliling.

Aktivis lingkungan dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Indonesia juga mengkritisi kejadian ini. Seperti dilansir pada situs detik.com, Ketua JAAN, Benfica mengatakan bahwa lumba-lumba itu diangkut seharusnya dalam kondisi basah. Kedua, lumba-lumba saat di darat atau di udara, dia akan menahan beban dua sampai tiga kali berat badannya.

Sementara itu, Corporate Secretary Sriwijaya Air Agus Sujono yang diwawancarai oleh detik.com mengatakan bahwa metode pengangkutan sudah sesuai dengan standar. “Metode pengangkutan tentu sudah memenuhi standard requirement dari konservasi binatang,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Rabu (18/1).

 

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Maulana Malik