Terkini

Wonderful Indonesia Rebut Perhatian Penumpang Transit di Changi Singapura

Written by Binsar Marulitua

Kesiniaja.com – Sombiosis mutualisme antara Changi International Airport Singapore  dan Kemenpar RI terus berlanjut. Di bandara yang sudah tujuh kali memenangkan gelar bandara terbaik dunia versi Skytrax memberi ruang kepada Kemenpar RI untuk menghidupkan suasana airport dengan Festival Wonderful Indonesia, mulai 10 Maret – 2 April 2017. Tepatnya,  di Terminal 3 Departure Changi Airport.

Festival Wonderful Indonesia tersebut bekerjasama dengan KBRI Singapura yang dipimpin oleh Ngurah Swajaya. ”Kemenpar menargetkan kenaikkan kunjungan wisatawan dari Singapura ke Indonesia yang sangat fantastis. Pada tahun 2016 mencapai 1.472.767 wisatawan, tahun 2017 diproyeksikan menembua angka 2.275.000 wisatawan,” ujar Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana yang juga diamini Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani.

Berbagai program telah dijalankan untuk menarik wisatawan sebanyak mungkin dari berbagai negara salah satunya adalah festival Wonderful Indonesia yang digelar di Bandara Changi selama 3 minggu tersebut.

”Pemilihan Bandara Changi sebagai tempat festival Wonderful Indonesia karena Singapura merupakan pasar yang sangat potensial. Bandara Changi sebagai salah satu bandara yang mengakomodasi lebih dari 15 juta pengunjung dari Singapura. Penerbangan antara Jakarta-Singapura itu juga tersibuk kedua di dunia. Nah, berharap kedepannya 50 persen penumpang transit di Bandara Changi, Singapura akan melanjutkan wisatanya ke Indonesia. Karena di Singapura juga banyak ekspatriat yang bisa melanjutkan wisata ke Indonesia dan responnya sangat bagus,”beber Pitana yang juga diamini Rizki.

Negara-negara yang menjadi target utama pasar wisata Indonesia antaralain Singapura, Malaysia, China, Jepang, Australia. “Negara-negara itu yang menjadi prioritas utama kita,”paparnya. Dari sekian banyak destinasi wisata yang ditawarkan dalam festival Wonderful Indonesia, paket Batam dan Bintan yang ada di kepulauan Riau yang paling diandalkan.

Kedua pulau itu merupakan jalur masuk wisatawan ke Indonesia setelah berkunjung ke Singapura. “Jarak yang dekat akan memudahkan mereka untuk traveling di dua negara berbeda yakni Singapura, dan Batam,” paparnya. Secara terpisah Dubes RI Singapura untuk Kementerian Pariwisata, Ngurah Swajaya juga optimis kunjungan wisata dari Singapura ke Indonesia akan meningkat pesat. Apalagi sekarang ini Kemenpar juga menggelar promosi Wonderful Indonesia di Bandara Changi.

“Promosi Wonderful Indonesia ini sangat strategis sekali dalam rangka meningkatkan kunjungan pariwisata di Indonesia. Karena Bandara Changi sebagai salah satu bandara yang mengakomodasi lebih dari 15 juta pengunjung dari Singapura. Penerbangan antara Jakarta-Singapura itu juga tersibuk kedua di dunia,” ungkap Ngurah Swajaya.

Menurutnya, sekarang ini Bandara Changi baru terkoneksi dengan 13 bandara di Indonesia. Dengan destinasi-destinasi baru yang dibuka  di Indonesia dan perluasan beberapa bandara diharapkan akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.”Kita sekarang itu kan punya 26 bandara. Itu artinya akan ada peningkatan kunjungan pariwisata ke Indonesia dari Singapura,” ujarnya.

Pada tahun lalu, masih menurut Ngurah Swajaya, Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Singapura juga sudah menandatangani MoU bidang pariwisata. “Sekarang ini kita sedang menggarap salah satunya bagaimana kita mempromosikan bersama destinasi Indonesia – Singapura. Kalau ada wisatawan berkunjung ke Singapura dua minggu, maka bisa satu minggu di Singapura dan satu minggu di Indonesia. Itu merupakan salah satu upaya untuk menarik kunjungan wisata asing di Singapura, tapi berasal dari berbagai negara,” jelasnya.

Selain itu sekarang juga sedang dijajaki kerjasama wisata maritim yang sedang dikembangkan di Indonesia. Sekitar 1.500 – 2.500 wisatawan akan datang bersama – sama ke Singaputa. Sehingga ini sangat potensial untuk dilakukan kerjasama.

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Binsar Marulitua