Wisata Indonesia

3 Wisata Gua Tereksis di Sepanjang 2016

Written by Feti Habsari

Kesiniaja.com – Sebuah gua biasanya identik dengan gelap dan hawa lembab serta mengundang suasana mistis. Namun, berbeda dengan ketiga gua yang eksis di sepanjang 2016 ini. Gua-gua yang memiliki keindahan dan keunikannya tersendiri.

1. Menyusuri Kegelapan Abadi Terindah di Gua Jomblang

Foto: Binsar/Kesiniaja

Gua Jomblang yang berada di antara 62 gua karst di tenggara Kota Yogyakarta ini merupakan ekowisata goa vertikal. Berhias ornamen-ornamen stalaktit dan stalakmit yang bisa berpendar, menyala dalam labirin kegelapan abadi.

Gua ini memiliki hutan purba dengan banyak sungai bawah tanah yang mengalir. Hutan purba ini terbentuk akibat amblesnya tanah beserta tumbuhan yang ada di atas ke dasar bumi ribuan tahun lalu, dalam keilmuan gua (speleologi) disebut ‘collapse doline’.

Berlokasi di Desa Pancarejo, Kecamatan Semanu, Gunung Kidul, wisata Gua Jomblang ini semakin eksis di sepanjang 2016. Banyaknya wisatawan yang tertarik akan keindahan serta kemegahan yang banyak disebut sebagai “cahaya surga”.

Waktu terbaik mengunjungi gua ini pada pukul 10.00-12.00. Karena pada saat itu matahari berada di atas kepala sehingga tercipta pilar cahaya yang sungguh menakjubkan. Telah tersedia para operator dan agen travel yang akan membimbing dalam penelusuran gua dengan tarif sekitar Rp 450 ribu per orang dan sudah termasuk perlengkapan caving.

2. Menelisik Surga Tersembunyi Terindah Se-Asia Tenggara di Gua Gong

Foto: Instagram @nshine33

Pesona Gua Gong yang terdapat di Pacitan ini mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dengan menawarkan keindahan dari stalagtit dan stalagmitnya serta beragam keunikan yang dimilikinya lah yang menjadikan Gua Gong menjadi gua terindah se-Asia Tenggara.

Berjarak sekitar 37 km dari pusat Kota Pacitan, gua ini berada di antara gunung-gunung berapi non-aktif yang ada di Jawa Timur dan dekat dengan Pantai Klayar. Gua ini memiliki kedalaman 256 meter dan dibutuhkan waktu kurang lebih dua jam untuk menyusuri seluruh area dari gua ini.

Stalaktit dan stalagmit yang ada di dalam gua ini telah berumur ratusan tahun yang terbentuk dari aktivitas vulkanik. Selain stalagtit dan stalagmit yang menjadi pesona dari dalam gua, banyak panorama menakjubkan lain yang bisa kamu dapatkan di tempat ini.

Di dalam goa sudah dibuat jalur yang telah di semen dan ada besi untuk pegangan bagi para wisatawan sehingga dijamin aman dan nyaman. Selain itu pihak pengelola juga memasang lampu aneka warna yang membuat stalagtit dan stalagmit tampak semakin indah dan menakjubkan.

Tempat wisata ini buka pada pukul 09.00 sampai pukul 17.00. Untuk masuk ke gua ini hanya akan dikenakan biaya Rp 5.000 per orang. Di sekitar tempat wisata ini pula banyak terdapat warung makan dan pedagang souvenir serta penyewaan senter. Jika ingin menginap pun di wilayah ini terdapat berbagai macam penginapan.

3. Menemukan 100 Air Terjun di Gua Barat

Foto: instagram @iqbal_kautsar

Angin kencang yang berhembus di mulut gua menghipnotis para petualang untuk menjelajahi Gua Barat di Kota Kebumen. Dalam bahasa jawa, angin kencang ini disebut angin barat. Namun pesona Gua Barat tak hanya soal angin.

Masyarakat menyebut Gua Barat sebagai gua dengan 100 air terjun. Hal tersebut karena banyaknya air terjun di dalam gua. Air terjun tersebut memiliki ketinggian yang berbeda antara 0,5-10 meter, bahkan air yang setinggi 32 meter.

Keindahan Gua Barat tidak hanya karena keberadaan air terjunnya semata, tetapi juga stalagtit dan stalagmit yang sungguh memukau. Di salah satu ruang di dalam gua ini terdapat pula tanah yang terbentuk secara alami menjadi petak-petak layaknya sawah.

Untuk masuk dan menyusuri gua, wisatawan akan dipandu oleh pemanducaving yang sudah tersedia dan juga dilengkapi dengan berbagai peralatan seperti, helm, sepatu, senter, pakaian khusus, dan peralatan keamanan lainnya. Untuk melakukan kegiatan caving ini wisatawan akan dikenakan biaya Rp 30 ribu per orang.

Kegiatan menyusur gua ini memakan waktu selama kurang lebih 7 jam. Segala lelah dan tantangan yang Anda lewati akan terbayar dengan segala keunikan dan keindahan yang dimiliki oleh Gua Barat ini.

 

Foto Featured @cintaindonesia_33

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Feti Habsari

Traveller, Blogger, Bibliophile, Chemist.