Wisata Indonesia

5 Tempat di NTT Ini Wajib Kamu Kunjungi di 2017

Written by Feti Habsari

Kesiniaja.com – Nusa Tenggara Timur (NTT) belum sepopuler tetangganya, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun keindahan provinsi yang kerap disebut Flobamora ini tak kalah indah.

Masyarakat dunia mengenal NTT melalui Komodo. Satwa langka itu menggaungkan NTT masuk dalam destinasi wajib dikunjungi di abad milenial ini.

Namun tahukah kamu bahwa NTT memiliki 550 pulau? Di salah satu pulaunya terdapat hotel mewah terbaik di dunia, dan kerap dikunjungi selebriti Hollywood. Pulau-pulau lain juga tak kalah eksotis. keindahannya menjadi magnet bagi para wisatawan lokal terutama mancanegara.

Jika kamu belum pernah mengunjungi provinsi ini, berikut 5 tempat wisata di Nusa Tenggara Timur yang wajib banget dikunjungi di 2017 ini.

1. Bertualang di Desa Atas Awan, Wae Rebo

Foto: instagram @paramiswari

Wae Rebo merupakan desa adat terpencil nan misterius yang berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Terletak di ketinggian 1.200 mdpl yang selalu diselimuti kabut tipis, Wae Rebo mendapat julukan kampung di atas awan.

Kampung ini hanya terdapat tujuh rumah utama (Mbaru Niang), tidak boleh lebih dan kurang. Di dalam satu Mbaru Niang bisa ditempati oleh enam sampai delapan keluarga. Mbaru Niang ini telah mendapatkan penghargaan dari UNESCO pada tahun 2012.

Suasana Desa Wae Rebo yang masih terisolir dari hiruk pikuk kota menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Belum lagi kearifan lokal masyarakatnya yang masih terjaga merupakan suguhan unik nan menarik.

Panorama berupa pegunungan berpadu dengan tujuh rumah adat yang unik sungguh menjadi sebuah lukisan indah yang memesona. Selain panoramanya yang indah, penduduk di sini juga ramah. Keseharian mereka adalah bertani dan membuat tenun. Di sini kamu juga bisa menikmati kopi khas Flores yang nikmat.

Berwisata ke Wae Rebo, selain menghabiskan biaya yang mahal, perjalanannya sendiri pun menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengunjunginya. Jika menginap di Desa Wae Rebo ini wisatawan akan dikenakan Rp 325 ribu per malam sudah termasuk makan 3 kali. Sedangkan jika tidak menginap per orang dikenai biaya Rp 200 ribu.

2. Kagumi Alam Laut Flores Dari Atas Bukit Gili Laba

Foto: nayamoeda.tumblr.com

Hamparan lautan Flores yang tak pernah pudar dari atas bukit menjadi sebuah magnet yang tak pernah lekang di ingatan. Gradasi yang ditampilkan hamparan pasir putih dan jernihnya air laut akan membuat setiap mata yang memandangnya seolah tersihir kagum. Belum lagi bukit-bukit savana hijau di musim hujan dan menguning di musim kemarau. Bayangkan, betapa indahnya sebuah surga milik Indonesia ini.

Di sini kamu bisa bermain air, snorkeling, berjemur, hingga trekking mendaki bukit. Untuk trekking ke atas bukit, kamu harus melalui trek yang cukup curam hingga kemiringan 70 derajat. Dibutuhkan sekitar 45 menit untuk tiba di puncaknya. Saat tiba di puncak, segala lelah atas perjuanganmu ke tempat ini akan luruh dan terbayar lunas. Saat di puncak, berhati-hatilah dengan angin yang berembus, karena cukup besar.

Taman Nasional Komodo memang selalu menghamparkan pesona alam laut Flores yang tak akan pernah dilupakan oleh siapa pun yang pernah mengunjunginya. Kecantikan alam yang indah nan eksotis wajib banget kamu nikmati secara langsung. Dan dijamin, hasil foto yang akan kamu dapatkan pasti keren banget.

3. Mengintip Mutiara Kecil Milik NTT di Pulau Kanawa

Foto: instagram @nanawirdana

Pulau Kanawa merupakan pulau kecil yang bersinar bak permata di Nusa Tenggara Timur. Pulau yang menjadi pintu gerbang Pulau Komodo ini wajib kamu singgahi saat menjelajah ke Pulau Komodo.

Gradasi warna lautan yang memukau ditambah bebukitan yang dipenuhi oleh rumput kering di musim panas membuat pulau ini tampak eksotis. Terumbu karang yang mengelilingi pulau tumbuh subur dan bersinar bak permata yang menarik mata siapa pun yang memandangnya.

Memiliki pesona bawah laut yang sungguh menawan, hanya berjarak 10 meter dari bibir pantai kamu sudah bisa menyaksikan keindahan tersebut. Di sisi kanan pantai ini masih terdapat sisa ganggang merah yang membuat Pulau Kanawa sekilas tampak berwarna pink. Di pulau ini kamu akan merasakan suasana damai dan tenang.

Pulau Kanawa memiliki bukit yang tidak tinggi namun dengan trek yang tidak bisa dibilang remeh. Jalurnya yang terjal, berbatu dan berpasir membutuhkan kehati-hatian ekstra dari para wisatawan. Tiba di puncak bukit, segala lelahmu akan terbayar dengan panorama yang sungguh memukau. Bentangan laut biru sepanjang mata memandang, bebukitan menjulang, dan ditambah semilir angin sejuk melepas peluh. Dari atas sini kamu bisa menikmati sunset yang indah

4. Uniknya Fenomena Danau Tiga Warna di Gunung Kelimutu

Foto dari @paramiswari

Danau Kelimutu, tiga buah danau yang berada di puncak Gunung Kelimutu ini memiliki tiga warna berbeda yang selalu berubah-ubah seiring dengan berjalannya waktu. Merupakan gunung berapi yang terletak di Flores, NTT ini menyimpan pesona dan keindahan melalui danau tiga warna ini.

Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna pada danau ini selalu memiliki artinya masing-masing. Penduduk setempat pun masih meyakini bahwa pada saat danau berubah warna, mereka harus memberikan sesajen bagi arwah orang-orang yang telah meninggal.

Ketiga danau ini hanya dibatasi oleh dinding batu sempit yang mudah longsor dengan ketinggian 50 sampai 150 meter. Keindahan Danau Kelimutu ini sudah populer sejak tahun 1915 hingga ke mancanegara. Pengunjung yang datang ke tempat ini bukan hanya mengagumi keindahannya saja, tetapi juga meneliti fenomena alam yang sangat langka ini.

Jika kamu berkunjung pada tanggal 14 Agustus, kamu bisa melihat Festival Danau Kelimutu yabg bernama Pati Ka yang berarti memberi makan. Pemberian makan ditujukan untuk para leluhur Danau Kelimutu berupa sesaji terdiri dari daging babi dan moke atau minuman beralkohol khas daerah setempat. Prosesi Pati Ka dilaksanakan di lapangan helipad yang berada sebelum tugu puncak kelimutu. Prosesi diawali dengan tarian adat yang dipimpin oleh ketua adat setempat, lalu dilanjutkan prosesi peletakan sesaji untuk leluhur.

5. Gunung Mutis, Tempat Seribu Bonsai

Foto: instagram @alenamegasega

Berada di ketinggian 1500-2500 mdpl dengan suhu rata-rata 12-19 Celcius, Cagar Alam Mutis yang berada di Desa Fatumnasi ini merupakan daerah terdingin di antara panas dan teriknya Nusa Tenggara Timur. Bentangan alam yang terhampar di setiap sudut Mutis serta jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota, membuat Gunung Mutis ini cocok untuk kamu yang sedang butuh ketenangan, juga obat penghilang stres yang mujarab.

Meskipun perjalananya cukup jauh, namun semua akan terbayar dengan pemandangan yang akan kamu temui di sepanjang perjalanan. Belum keramahan warga sekitar yang akan kamu temui.

Kawasan hutan di Gunung Mutis lebih dikenal dengan nama Hutan Bonsai. Minyak Kayu Putih banyak tumbuh di hutan ini. Kayu dengan warna kulit putih begitu kontras dengan hijaunya rerumputan.

Kawasan yang dikelola perhutani ini sangat terjaga keasriannya. Sepertinya tak ada tangan jahil yang mencoba mengusik keindahan alam Gunung Mutis. Hanya sapi dan kuda saja yang dilepasliarkan untuk mencari makan setiap harinya.

Ribuan bonsai yang tumbuh rapi menjadi salah satu pemandangan yang akan membuat siapa pun jatuh cinta dengan alam ini. Di kawasan ini kamu bisa menjumpai berbagai jenis flora dan fauna. Sapi dan kuda yang mencari rumput segar di antara ranting pohon dan kicau burung akan semakin menyejukkan untuk dinikmati.

Foto featured: instagram @alenamegasega

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Feti Habsari

Traveller, Blogger, Bibliophile, Chemist.