Wisata Indonesia

Bukit Warinding, Eloknya Padang Rumput di Sisi Timur Sumba

Written by Hilal Guswati

Kesiniaja.com – Kamu mendamba tujuan wisata yang tenang dan sunyi? Datanglah ke Bukit Warinding yang berada di Sumba Timur, tepatnya di Desa Pambota Jara, Kecamatan Pandawai. Kemolekan dari Sumba Timur seakan berkumpul menjadi satu di hamparan sabana yang menakjubkan ini.

Menuju lokasi cantik ini kamu hanya perlu melakukan perjalanan selama 30 menit dari pusat kota Waingapu melalui rute menuju ke Waikabubak di Sumba Tengah atau Tambolaka di Sumba Barat. Letak Bukit Warinding akan mudah ditemukan karena berada di tepian jalanan ini. So, kamu pasti tidak akan kesulitan untuk mencarinya.

Berada pada ketinggian 100-200 meter di atas permukaan laut, kamu akan merasakan sejuknya semilir angin di sepanjang jalan menuju Bukit Warinding. Sesampainya di sana, bersiaplah terpukau akan panorama indah padang rumput yang berbukit-bukit bak ombak yang memesona.

Foto: Flowarikar

Perbukitan yang cantik berbentuk melingkar dan membuat celah di tengah seperti kawah. Jika kamu memandangnya, keelokan Bukit Warinding seperti sebuah lukisan. Ketenangan di sini seakan membiusmu untuk lebih lama duduk santai beralaskan rumput atau rebahan sambil merasakan semilir angin yang membuat nyaman.

Sekitaran bukit yang terbalut rumput cantik ini, terdapat rumah warga lokal. Jika sore tiba, banyak anak-anak Sumba yang sedang bermain sambil menggembala kuda atau domba di Bukit Warinding. Anak-anak tersebut sangat ramah kepada wisatawan yang terkadang mengajak mereka untuk berfoto bersama.

Memang di sore hari adalah waktu yang pas untuk berkunjung kemari. Rerumputan yang tertiup semilir angin dengan perpaduan langit biru dan awan putih seakan memanjakan mata. Tunggulah hingga petang, semburat jingga dari senja di mana matahari hampir terbenam akan menambah syahdu pertualanganmu di Tanah Sumba.

Foto featured: http://travellie.com/

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Hilal Guswati