Wisata Indonesia

Curug Lawe dan Curug Benowo, Keindahan Tersembunyi di Lereng Gunung Ungaran

Written by Furi Rachmawati

Kesiniaja.com – Selain pantai, tempat bermain basah-basahan yang banyak digemari para traveller adalah Curug. Bila kamu sedang berada di Semarang, mampirlah ke Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran, Kab. Semarang. Di tempat ini ada tempat wisata yang wajib kamu kunjungi, yaitu Curug Lawe dan Curug Benowo. Dua curug tersembunyai yang saling berdampingan tersebut menjadi sumber kehidupan bagi apapun yang dilaluinya. Curug lawe sendiri dalam bahasa jawa adalah air jatuh dari tebing curam dan terlihat bagai benang-benang putih.  Berjarak 12 km dari Kota Semarang, keindahan curug ini tidak akan mengecewakan perjuanganmu untuk mencapainya.

Untuk mencapai Curug yang sedang hits di Semarang ini, kamu dapat memulai perjalanan dari Simpang Lima dengan menggunakan BRT Trans Semarang Koridor II, kemudian kamu harus transit di Balai Kota dan melanjutkan BRT tujuan akhir Terminal Sisemut.

Bagi kamu yang pernah merasakan naik Trasnjakarta, jangan pernah membayangkan Bus yang digunakan untuk Trans Semarang ini sama dengan Bus TransJakarta, karena ukuran BRT Trans Semarang ini jauh lebih kecil dari TransJakarta. Sesampainya di Terminal Sisemut, kamu dapat melanjutkan perjalanan dengan Elf  menuju Desa Kalisidi dengan tarif Rp. 4000 , supir akan menurunkanmu di gerbang Desa Kalisidi, jika kita memberitahu sebelumnya.

Dari gerbang Desa Kalisidi menuju pintu gerbang Curug Lawe cukup jauh, tentunya kamu akan melewati jalanan yang berkelok dan menanjak. Untuk mengurangi rasa lelahmu, kamu dapat menggunakan jasa ojek untuk sampai ke pintu masuk Curug Lawe, harga sewa ojek sekitar Rp. 25.000 – Rp. 30.000 semua tergantung bagaimana ilmu tawar menawarmu.

Pada saat weekend, dari pintu masuk sudah terlihat banyak kendaraan yang terparkir disana.  Tidak perlu mengeluarkan uang cukup besar untuk membayar tiket masuk Curug Lawe, karena kamu hanya dikenakan Rp. 4.000 saja untuk dapat menikmati Curug Lawe. Dari pintu masuk, lagi-lagi kamu harus menempuh jarak 3 km dengan track yang sangat aman untuk pemula tapi tetap harus berkosentrasi sebab jalanan licin karena ditumbuhi lumut dan kiri pematang parit adalah sungai yang cukup dalam.

Tibalah disebuah jembatan kayu yang saat ini diberi nama “Jembatan Romantis”, jembatan yang akan jauh lebih romantis jika berjalan bersama orang yang dikasihi. Jembatan Romantis ini merupakan salah satu spot foto yang sangat sayang jika dilewati, karena pemandangan dan jembatan yang memang epic ini bisa memperindah album instagrammu.

Foto http://indobackpacking.blogspot.co.id/

Foto http://indobackpacking.blogspot.co.id/

Setelah melewati jembatan romantis, kamu akan menemukan sebuah sungai kecil yang menyebrangkamu untuk lanjut berjalan menaiki anak tangga. Pada perjalanan ini, kamu akan lebih dulu menyapa Curug Benowo, cipratan air sangat begitu terasa, ditambah dengan kesejukan khas pegunungan menjadikan Gunung Ungaran memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Tidak jauh dari Curug Benowo, kamu bisa beranjak menuju sisi kanan untuk menuju Curug Lawe. Sesampainya di Curug Lawe, kamu akan disuguhkan pemandangan yang tidak kalah indahnya dengan Curug Benowo. Dengan tinggi lebih dari 40 meter, semua penjuru tebing penuh dengan lelehan air yang mengucur mengelilingi curug membuat kamu akan merasa betah berlama-lama disini. Derasnya aliran air yang menghantam batuan dibawahnya menimbulkan cipratan air yang mengarah ke wisatawan yang berada didekatnya.

Sebaiknya kamu tidak melakukan aktifitas dibawah air terjun, seperti berenang dan berendam karena akan sangat berbahaya bagi keselamatanmu. Curug Lawe ini memang salah satu wisata alam yang masih terbilang baru di Semarang. Jadi, sempatkan waktu kalian jika berkunjung ke Semarang menikmati keindahan ini ya!

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Furi Rachmawati

Travel will helps you imagine your feet in someone else's shoes.