Wisata Indonesia

Menelusuri Curug Bengkawah yang Megah di Jawa Tengah

Written by Hilal Guswati

Kesiniaja.com – Para wisatawan nyatanya memang gemar berburu tempat wisata yang tak sekadar indah tetapi juga mampu menyejukan jiwa dan raga. Itulah mengapa wisata air terjun atau curug kini semakin diminati oleh banyak wisatawan di berbagai wilayah Indonesia. Apakah kamu satu diantaranya?

Tersebarnya curug indah ternyata juga dapat kamu temui di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Cikasur, Kecamatan Belik. Sebuah curug yang megah dikenal dengan nama Curug Bengkawah, yang tentunya dapat menjadi salah satu pilihan destinasi kamu saat berkunjung ke Pemalang.

Curug yang biasa juga disebut dengan Curug Kembar oleh warga lokal ini merupakan aliran dari Sungai Kluweh yang masih memiliki banyak ikan sungai berukuran besar. Tak hanya untuk berwisata, sepertinya curug ini mampu menjadi sasaran utama bagi kamu yang memiliki hobi memancing.

Terjunan yang relatif besar ini memang terlihat seperti dua aliran kapas kembar yang jatuh beriringan, sebab air yang begitu bening dan menyejukan. Dua terjunan ini sekilas terlihat terbelah oleh sebuah batu besar yang berada di antara keduanya. Sungguh suguhan yang memanjakan mata!

Foto: instagram.com/gouhope1118

Bagi kamu yang gemar berenang di curug, lebih baik urungkan niat saat mencoba untuk merasakan kesegaran Curug Bengkawah dengan cara nyebur langsung. Sebab menurut warga lokal kedalaman curug ini cukup membahayakan, dalamnya bisa sekitar lebih dari 5 meter. Maka, kamu juga akan menjumpai larangan untuk mandi di muara curug ini.

Namun, larangan tersebut tak mengurangi kenikmatanmu berwisata di curug cantik ini. Pasalnya, kamu akan dipuaskan dengan kesejukan dan keindahan Curug Bengkawah yang juga fotogenik untuk dijadikan latar belakang bidikan kameramu, terutama ‘hiasan’ batu di dinding curug yang menyerupai balok-balok yang terpahat alami.

Untuk dapat menjelajah curug ini, kamu dapat menempuh perjalanan dengan jarak kurang lebih 35 kilometer dari pusat Kota Pemalang. Waktu yang akan kamu tempuh sekitar 1,5 jam, atau 1 jam saja dari Jalur Pantura. Menggunakan kendaraan roda dua amat disarankan, karena dapat mempermudahmu sampai ke tujuan.

Patokan menuju Curug Bengkawah adalah Terminal Randudongkal, di mana kamu nantinya harus mengambil lajur ke kanan kira-kira berjarak 100 meter dari terminal. Tak jauh dari sana kamu akan menemui gapura curug, dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Curug Bengkawah yang dihuni oleh kumpulan kera liar ini.

Tak butuh waktu lama berjalan kaki, kamu dapat menikmati kecantikan curug dengan bersantai ataupun berburu foto di atas batu yang terkadang licin di pinggiran muara curug. Selain itu, tak jauh dari lokasi curug terdapat sebuah gua yang menurut warga lokal didiami oleh kumpulan ular kobra dan piton. Jadi, tetaplah berhati-hati saat berwisata, ya. Happy travelling!

Foto Featured: instagram.com/bahrull

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Hilal Guswati