Wisata Indonesia

Menelusuri Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunung Api dengan Segala Keuinikannya

Written by Viona

Kesinaja.com – Di sebelah timur Yogyakarta tepatnya di Kampung Nglanggeran Kecamata Patuk yang masuk wilayah administrasi Gunungkidul terdapat sebuah gunung indah nan unik bernama Gunung Api Nglanggeran.

Berbeda dengan gunung yang lain seperti Merapi misalnya yang tinggi dan menjulang serta sebagian sisinya berupa tanah dan hutan sebelum hamparan lautan pasir ada di ujung puncaknya, Gunung Api Nglanggeran jauh dari gambaran itu.

Gunung Api Ngalnggeran adalah gunung bebatuan yang terbentuk dari pembekuan magma yang konon terjadi kurang lebih 60 juta tahun yang lalu. Gunung Api Purba Nglanggeran hanya memiliki ketinggian sekitar 700 mdpl dan tersusun oleh batuan beku berupa andesit, lava dan breksi andesit. Gunung ini cocok bagi kamu yang belum pernah mendaki Gunung.

Dari kejauhan gunung ini nampak seperti benteng bebatuan kokoh yang berada di tengah hamparan persawahan dan perkebunan. Namun di balik semua misteri dan keindahan geologinya, Gunung Api Ngalnggeran adalah salah satu spot yang baik untuk menikmati sunrise, sunset ataupun Yogyakarta dari ketinggian.

Dibutuhkan sekitar 1 hingga 2 jam pendakian untuk mencapai puncaknya dari basecamp yang juga menjadi tempat pendaftaran pengunjung dan memarkirkan kendaraan.

Walaupun tidak terlalu tinggi namun tetap saja trek yang harus dilalui  cukup menantang, apalagi mayoritas yang harus didaki adalah bebatuan ukuran besar yang ditata agar bisa didaki sehingga disarankan untuk menggunakan peralatan yang memadai mulai dari sepatu atau sandal gunung serta pakaian yang memudahkan untuk bergerak bukan jenis jeans yang ketat.

Selain trek menantang tersebut, kamu akan melalui trek dengan celah sempit diantara bongkahan besar batu yang hanya bisa dilewati satu orang saja. Namun kamu tidak perlu khawatir karena di beberapa tempat ada alat bantu yang disediakan pengelola seperti tali untuk memanjat serta papan pengumuman yang cukup jelas.

Untuk menuju puncak, dapat ditempuh dengan tangga kayu yang disediakan, nantinya kamu akan disuguhkan sebagian besar wilayah Yogyakarta dan sekitarnya dengan jelas. Sejauh mata memandang yang terlihat hamparan awan di ketinggian, jajaran gunung batu dengan bentuk yang unik, perkampungan warga, serta hijaunya sawah dan ladang. Jam terbaik untuk menikmati sunset adalah naik sejak pukul 15.00 WIB dan sampai di puncak sekitar pukul 17.00 WIB sehingga kamu bisa menikmati tiap detiknya matahari ditelan cakrawala.

1-kabut-pagi-alam-nglanggeran_agus-satriawan-pramundito_bukit-nglanggeran_081804029235_bukit-nglanggeran-memang-indah-large

Keindahan Desa Nglanggeran | Foto dari wisata.gunungkidulkab.go.id

Keindahan Gunung Api Purba ini tidak hanya terletak pada sunsetnya yang indah, namun sunrise di Gunung Api Purba juga tak kalah memukau untuk di pandangi. Untuk menikmati sunrise, sebaiknya kamu mendirikan tenda dan menginap di sana. Keindahan yang di tawarkan Gunung Api Purba Nglanggerian ini dijamin tidak akan mengecewakanmu, terlebih jika cuaca cerah kamu berkesempatan menikati yogyakarta dari ketinggian seperti hamparan bintang di atas bumi.

Untuk mendirikan tenda, ada camp area yang cukup luas untuk mendirikan belasan tenda, namun kamu harus tetap berhati-hati karena masih banyak kera liar yang ada di sana.

Selain dapat menyaksikan sunset & sunrise yang mempesona serta gemerlap Jogja di malam hari, di Puncak Timur Nglanggeran juga terdapat misteri dusun dengan 7 kepala keluarga. Jadi, menurut Mbah Redjo, Dusun Tlogo Mardidho yang ada di Puncak Gunung Api Purba Nglanggeran hanya boleh dihuni oleh 7 kepala keluarga. Jika kepala keluarga yang tinggal di dusun ini kurang atau lebih maka akan terjadi hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Hal ini bisa dilihat dengan keberadaan makam di Puncak Nglanggeran. Oleh karena itu, jika anak-anak mereka sudah berkeluarga maka keluarga baru tersebut harus meninggalkan Dusun Tlogo Mardhido untuk menghindari bencana yang mereka takutkan.

Lalu bagaimana untuk menuju Gunung Api Purba Nglanggeran?

Lokasinya dari Kota Yogyakarta lebih kurang 20 kilometer di sebelah timur dan bisa ditempuh menggunakan sepeda, motor, mobil, dan bus ukuran sedang pun leluasa masuk.

Dari pusat Kota Yogyakarta dapat melewati Jalan Yogya-Wonosari, sampai pertigaan Patuk setelah tanjakan Bukit Hargodumilah atau Bukit Bintang anda tinghal belok kiri menuju Desa Ngoro-oro, dan kita kemudian sampai ke kaki Gunung Api Purba Nglanggeran.

Dan ada bonus lain yang menanti anda di sana yaitu Embung Nglanggeran, Kebun Buah Nglanggeran serta beberapa wisata lain yang tidak kalah elok dan indah. Embung Nglanggeran merupakan salah satu spot yang menarik, karena dari sini kita bisa melihat sisi Gunung Api Purba Nglanggeran dan pemandangan alam Gunung Kidul yang sangat indah.

Foto dari Spotasik.com

Umbul Nglanggeran | Foto dari Spotasik.com

*credit foto dari wisata.gunungkidulkab.go.id

Komentar Anda:
Mau Jalan-Jalan Gratis ke Jogja?
Daftarkan emailmu melalui form dibawah ini untuk informasi lengkapnya.
We respect your privacy

About the author

Viona

We travel, some of us forever, to seek other places, other lives, other souls.