Pemkot Madiun Izinkan Tempat Wisata dan Hiburan Buka Kembali

Alun-Alun Kota Madiun - Jawa Timur
Kota Madiun - cakwicak

Kesiniaja.com – Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro tahap III yang berlangsung pada 9-22 Maret 2021 ini. Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur mengizinkan seluruh tempat wisata dan hiburan untuk dibuka kembali.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan hal tersebut dilakukan guna memulihan perekonomian yang sedang merosot akibat pandemi Covid-19.

“Meski boleh buka, protokol kesehatan tetap harus diterapkan secara ketat. Kalau kemudian banyak yang tidak tertib protokol kesehatan dan kasus kembali naik, ya kita perketat lagi,” jelas Maidi, Sabtu (13/3).

Izin dibukanya tempat wisata dan hiburan di Kota Madiun ini telah diatur dalam Instruksi Wali kota (Inwal) Nomor 6 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Madiun.

Berdasar Inwal tersebut, tempat wisata air seperti seperti kolam renang dan tempat rekreasi pun diperbolehkan buka dari pagi sampai pukul 17.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sedangkan untuk tempat hiburan malam diperbolehkan buka mulai dari pukul 15.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB dengan maksimal pengunjung 30 persen dari kapasitas tempat.

Longgarnya kebijakan di masa PPKM mikro tahap III ini disambut gembira oleh para pengelola tempat hiburan dan bioskop.

Pembukaan Bioskop CGV Cinemas Plaza Lawu Madiun, Kamis (27/12/2018) – nusantaranews

Leading Site CGV Cinemas Lawu Plaza Maria Wahyu Rusdiana menyatakan sangat antusias dengan aturan diperbolehkannya gedung bioskop dan tempat wisata untuk kembali dibuka. Dikarenakan gedung bioskop telah ditutup selama berbulan-bulan akibat pandemi Covid-19.

Ia menyatakan siap untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai syarat utama tempat usahanya itu beroperasi kembali.

“Untuk penerapan protokol kesehatan sudah kami siapkan. Seperti cek suhu, tracing scan barcode, serta penerapan cashless untuk mengurangi kontak fisik,” ujar Maria.

Pembatasan jumlah penonton bioskop juga dilakukan dengan hanya menggunakan 50 kursi dari total kapasitas pengunjung yang dapat ditampung dalam satu gedung. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung Pemkot Madiun menekan angka penyebaran kasus Covid-19 di Kota Madiun.