Benteng Marlborough

Benteng Marlborough - detiktravel

Kesiniaja.com – Benteng Marlborough merupakan benteng terbesar di Asia Tenggara. East India Company merupakan perusahaan dagang Inggris yang membangun Benteng Marlborough, tempat wisata ini pun sekarang telah menjadi salah satu peninggalan Inggris di Indonesia.

Sejarah

Pembangunan benteng ini berlangsung dari tahun 1714 sampai tahun 1719 di bawah kepemimpinan Gubernur Joseph Callet sebagai benteng pertahanan Inggris. Benteng dengan luas 44.100 meter persegi ini dulunya pernah dibakar oleh masyarakat Bengkulu yang mengharuskan para penghuni benteng tersebut mengungsi ke Madras.

Benteng Marlborough
Benteng Marlborough – majalahteras

Pada 1824 benteng ini sempat ditukar atas Traktat London karena Inggris dan Belanda bertikai perihal wilayah kekuasaan. Dengan hasil perjanjian tersebut akhirnya Inggris pun memberi Benteng Marlborough dan seluruh kepemilikannya di Pulau Sumatra kepada Belanda, dan Belanda memberi seluruh kepemilikannya di Malaka dan Semenanjung Melayu juga Penang dan pulau kecil tak bertuan di Singapura kepada Inggris. Karena menjadi tempat perjanjian Traktat London yang melibatkan Indonesia, Singapura, Inggris, dan Belanda, benteng ini menjadi lokasi tujuan wisata bersejarah untuk para wisatawan mancanegara.

Setelah Jepang kalah pada tahun 1945 sampai tahun 1949 benteng ini dialihfungsikan sebagai markas Polri, dan menjadi markas TNI-AD pada tahun 1950—1983. Lalu benteng ini akhirnya diserahkan kepada Kemendikbud untuk diperbaiki dan dijadikan tempat wisata bersejarah.

Meriam di Benteng Marlborough – backpackerjakarta

Fasilitas

Para pengunjung yang ingin bermalam juga bisa menyewa hotel di dekat lokasi benteng tersebut, tepatnya di sekitaran Tugu Square. Saat ini pun Kemendikbud telah menyediakan fasilitas berupa ruang pamer dan audio-visional yang diresmikan pada tahun 2017, fasilitas tersebut dicetuskan untuk mengembangkan pemanfaatan cagar budaya.

Lokasi dan Rute

Benteng ini berada di atas bukit buatan, menghadap ke arah Samudra Hindia dan berlokasi di tepi Pantai Tapak Paderi, Kota Bengkulu. Untuk mencapai Benteng Marlborough dari Bandara Fatmawati maka bisa melakukan perjalanan 15 kilometer selama 40 menit menuju Benteng Marlborough. Dan dari Kota Bengkulu maka hanya perlu melakukan perjalanan selama 15 menit menuju lokasi. Bisa menggunakan mobil, motor, minibus, ataupun taxi.

Harga

Untuk mengunjungi benteng ini dikenakan biaya tiket masuk sekitar Rp2.500 per orangnya namun bisa berubah sewaktu-waktu.

error: