Monumen Nasional

Monumen Nasional - idetrips

Kesiniaja.com – Monas atau Monumen Nasional adalah salah satu ikon Kota Jakarta sekaligus destinasi wisata terpopuler di Indonesia. Monas adalah sebuat tugu setinggi 136 meter yang menjadi simbol perjuangan dan perlawanan bangsa Indonesia dalam merebut kembali kemerdekaan.

Setiap tahunnya Monumen Nasional Indonesia ini selalu ramai dikunjungi wisatawan baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari luar Kota Jakarta. Monas menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah yang wajib dikunjungi bila mampir ke Kota Jakarta.

Sejarah

Monumen Nasional Indonesia
Monas saat masa pembangunan – detik

Monas mulai dibangun pada tanggal 17 Agustus 1961. Namun, untuk perencanaannya sendiri, sudah dimulai sejak tahun 1954. Pada saat itu dilakukan sayembara besar-besaran untuk mencari desain Monas yang akan dibangun. Hingga akhirnya, sayembara ini dimenangkan oleh Frederich Silaban.
Namun, desain karya Frederich Silaban masih harus direvisi. Monas pun diarsiteki oleh Frederich Silaban dan R. M. Soedarsono dan mulai dibangun 17 Agustus 1959. Monas pun diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1961 dan dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975.

Fasilitas

Monas terdiri atas beberapa bagian. Bagian paling bawah Monas dijadikan sebagai Museum Sejarah Perjuangan Indonesia. Di museum ini terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.

Selajutnya adalah bagian Pelataran Bawah. Pelataran ini berluas 45×45 meter dengan ketinggian 17 meter diatas tanah. Pada bagian ini wisatawan dapat menikmati indahnya Taman Monas yang indah.

Bagian yang ketiga adalah Pelataran Puncak. Wisatawan harus menaiki lift untuk mencapai pelataran ini. Lift yang disediakan memiliki kapasitas besar, jadi wisatawan tidak perlu repot menaiki tangga. Namun, jangan khawatir terdapat dua tangga darurat di pelataran ini. Luas Pelataran Puncak ini hanya sekitas 11×11 meter. Dari pelataran ini, wisatawan dapat melihat pemandangan Kota Jakarta dari ketinggian 115 meter menggunakan teropong yang disediakan. Bahkan dari pelataran ini, dapat terlihat Gunung Salak dan Kapulauan Seribu.

Pemandangan Kota Jakarta dari Pelataran Puncak – thejakartapost

Bagian tertinggi dari Monas adalah Lidah Api. Pada bagian ini terdapat cawan raksaksa seberat 14,5 ton yang terbuat dari perunggu. Lidah Api ini juga dilapisi emas seberat 45 kilogram.

Selain tugu, Monas juga dikelilingi oleh Hutan Kota atau yang lebih sering dikenal Taman Monas. Taman Monas dilengkapi dengan kolam air mancur menari. Air mancur akan bergerak dengan liukan yang indah sesuai alunan lagu yang dimainkan. Selain itu ada juga pertunjukkan laser berwarna-warni pada air mancur ini. Di taman ini juga terdapat kawanan rusa yang sengaja didatangkan dari Istana Bogor. Di taman ini juga disediakan beberapa lapangan futsal dan basket yang bisa digunakan siapapun.

Lokasi dan Rute

Monumen Nasional ini berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat tepatnya di depan Istana Merdeka. Lokasinya yang terletak di tengah kota, membuat Monas mudah diakses menggunakan transportasi umum. Jika wisatawan menggunakan transportasi KRL Jabodetabek Ekspress yang bisa berhenti di Stasiun Gambir, wisatawan bisa berhenti di Stasiun Gambir. Jarak dari Stasiun Gambir ke Monas hanya sekitar 450 meter.

Selain KRL, wisatawan juga bisa menggunakan Bus Trans Jakarta. Untuk mencapai Monas, wisatawan bisa turun di Halte Monas, Halte Balai Kota, Halte Gambir 1, atau Halte Gambir 2.

Wisatawan juga dapat menggunakan MRT. Jika Anda menggunakan MRT, turunlah di Stasiun Bundaran HI. Setelah itu, menaiki Bus Tingkat dari Halte Bundaran HI.

Wisatawan dapat masuk melalui gerbang di sekitar patung Pangeran Diponegoro, lalu akan masuk ke lorong bawah tanah. Wisatawan juga dapat masuk melalui gerbang utara. Monas dibuka sejak pukul 09.00 hingga pukul 16.00.

Harga

Harga untuk mengelilingi Museum hingga Cawan Monas adalah Rp5.000 untuk dewasa, Rp3.000 untuk mahasiswa, dan Rp2.000 untuk anak-anak. Untuk mencapai Puncak dikenakan biaya sebesar Rp15.000 untuk dewasa, Rp8.000 untuk mahasiswa, dan Rp4.000 untuk anak-anak.