Gua Sunyaragi

Gua Sunyaragi - javatravel

Kesiniaja.com – Gua Sunyaragi atau Taman Sari Sunyaragi adalah gua yang terletak di tengah-tengah Kota Cirebon. Gua ini sebenarnya lebih terlihat seperti kastil yang terbuat dari batu karang. Selain itu, terdapat juga gapura-gapura yang mengelilingi gua ini. Gua Sunyaragi berlokasi di taman yang luasnya mencapai lima hektare.

Taman seperti di Gua Sunyaragi ini sangat unik dan langka. Bangunannya terdiri atas saluran-saluran air dengan ruang-ruang pertapaan yang sunyi. Strukturnya dihiasi dengan motif wadasan dan mega mendung. Selain itu, gua ini juga dihiasi dengan patung-patung yang tak kalah unik. 

Sejarah

Gua Sunyaragi merupakan gua peninggalan Kesultanan Cirbon. Menurut buku Purwaka Caruban Nagari karya Pangeran Kararangen atau Pangeran Arca Carbon, Sunyaragi berasal dari kata ‘sunya’ yang berarti sepi dan ‘ragi’ yang berarti raga.

Gua Sunyaragi – kemdikbud

Menurut buku tersebut disebutkan juga bahwa Gua Sunyaragi ini dibangun pada tahun 1703 oleh Pangeran Kararangen. Namun terdapat versi lain mengenai kapan sebenarnya gua ini dibangun. Salah satunya menurut Caruban Kandha dan beberapa catatan dari Keraton Kasepuhan yang mengatakan bahwa gua ini dibangun pada tahun 1529 sebagai bentuk perluasan kraton.

Pada masa kepemimpinan Sultan Sepuh V, Sultan Sjafiudin Matangaji, dilakukan banyak perbaikan. Gua ini juga digunakan sebagai tempat meditasi sekaligus markas besar prajurit kesultanan. Kegiatan di Gua Sunyaragi ini pun menarik perhatian pemerintah Belanda yang menduduki Kota Cirebon saat itu. Belanda pun menyerang Gua Sunyaragi yang menyebabkan Sultan Sepuh V Sultan, Sjafiudin Matangaji, gugur pada tahun 1786. Hingga akhirnya, Gua Sunyaragi hanya tersisa puing-puingnya saja.

Pada tahun 1852, Pangeran Adiwijaya membangun kembali Gua Sunyaragi dan memperkuat kembali kekuatan di gua ini. Beliau memperkerjakan arsitek asal China. Namun sayang, peristiwa pada tahun 1786 kembali terjadi. Untungnya Pangeran Adiwijaya berhasil mengosongkan gua sebelum terjadi penyerangan dari Belanda.

Pada tahun 1937 sampai 1938, pemerintah Belanda melakukan pemugaran pada gua ini. Pemugaran juga dilakukan Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Sejarah dan Purbakala, Direktorat Jenderal Kebudayaan, pada tahun 1976 hingga 1984. Pada 2014, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan revitalisasi.

Fasilitas dan Aktivitas

Gua Sunyaragi terdiri atas beberapa gua yang dapat dijelajahi. Gua-gua tersebut diantaranya Gua Pengawal, Simayang, Padang Ati, Pandai Kemasan, Pawon, Lawa, Kelanggengan, Langse, Argajumut, dan Peteng.

Gua Sunyaragi – pegipegi

Arsitektur gua ini juga sangat unik dan tak biasa, seperti sarang semut yang terbuat dari batu karang. Karena arsitekturnya, sangat sayang bila Anda tidak berfoto di gua ini. Pengunjung juga dapat menjelajahi ruangan-ruangan kecil dan lorong-lorong sempit yang ada di dalam gua.

Selain gua, terdapat juga bangunan seperti joglo yang bernama Bale Kambang. Di bawah Bale Kambang ini terdapat sebuah kolam kering. Selain Bale Kambang terdapat juga dua bangunan serupa bernama Mande Beling dan gedung Pesanggrahan.

Pengunjung juga bisa menjelajahi taman di sekeliling gua. Terdapat bukit-bukit kecil yang langsung menghadap ke Gua Sunyaragi ini. Dari puncaknya, pengunjung dapat melihat Gua Sunyaragi dengan utuh.

Di Gua Sunyaragi ini juga terdapat wahana-wahana balon terbang, sepeda terbang, Panahan, flying fox dan ayunan terbang. Harga wahana-wahana ini terpisah dari tiket masuk.

Lokasi dan Rute

Lokasi Gua Sunyaragi atau Taman Sari Sunyaragi ini sangat strategis dan berada di tengah Kota Cirebon. Tepatnya di Jalan Bypass Brigjen H. Darsono yang mana jalan ini merupakan jalan utama antarkota.

Jika Anda ingin berkunjung menggunakan kereta, Anda harus turun di Stasiun Cirebon dan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek atau angkutan kota. Bila menggunakan kendaraan pribadi cukup menyusuri Jalan Bypass Brigjen H. Darsono. Lokasi gua ini sangat mudah ditemukan.

Harga dan Jam Operasional

Pengunjung dikenai biaya sebesar Rp10.000 untuk dapat menikmati indahnya Gua Sunyaragi ini. Wahana-wahana di dalam kawasan Gua Sunyaragi ini dibandrol dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000. Gua ini dibuka sejak pukul 08.00–17.00 pada hari kerja. Sedangkan pada akhir pekan, gua ini dibuka sejak pukul 08.00–18.00.

error:
Exit mobile version