Gua Unik dan Penuh Mitos di Tengah Kota Cirebon

Gua Sunyaragi - googlemaps (Ahmad Rasyid)

Kesiniaja.com – Kota Cirebon adalah salah satu kota besar yang berada di pesisir utara Jawa Barat. Kota Cirebon sedari dulu ramai dikunjungi pendatang dari daerah lain karena lokasinya yang sangat strategis. Walau begitu, Kota Cirebon menyimpan sebuah situs bersejarah unik di tengah-tengah ramainya kota. Situs ini adalah Gua Sunyaragi atau Taman Sari Sunyaragi.

Gua Sunyaragi merupakan gua peninggalan Kesultanan Cirebon. Gua Sunyaragi ini berlokasi sisi di Jalan Bypass Brigjen H. Darsono, jalan raya utama Kota Cirebon. Gua ini sudah dibangun sejak tahun 1703. Bahkan, dari sumber yang berbeda, ada yang mengatakan bahwa gua ini sudah dibangun sejak tahun 1529.

Gua ini awalnya dibangun sebagai tempat mediasi keluarga kesultanan. Namun pada tahun 1700-an gua ini dialih fungsikan sebagai markas prajurit kesultanan. Gua ini juga sudah berkali-kali diserang oleh pemerintah Belanda pada saat itu dan sudah berkali-kali pula dibangun kembali. Gua Sunyaragi sudah menjadi saksi bisu peristiwa-peristiwa bersejarah di Kota Cirebon.

Gua Sunyaragi – travelwisatajabar

Bangunan Gua Sunyaragi atau Taman Sari Sunyaragi ini sangat unik dan tak biasa. Bentuknya seperti sarang semut yang berundak-undak dan terbuat dari batu karang. Bagian dalamnya tersusun atas gua-gua kecil dan lorong-lorong sempit.

Selain bangunannya yang unik, Gua Sunyaragi ini juga dikenal dengan mitos-mitosnya. Mitos yang pertama mengatakan bahwa di dalam Gua Sunyaragi terdapat sebuah lorong yang bisa tembus ke Mekah dan Cina. Lorong tersebut berlokasi di belakang Gua Argajumut. Ujung dari lorong ini adalah sebuah ruangan berukuran 1×1 meter. Mitosnya, ruangan yang sebelah kiri dapat membawa kita menuju Cina, sedangkan yang sebelah kanan dapat membawa kita menuju Mekah.

Menurut Pengamat Sejarah dan Budaya Cirebon sekaligus Pengelola Taman Sari Gua Sunyaragi, Jajat Sudrajat, ruangan ini sebenarnya adalah bukti keberagamaan budaya yang ada di Cirebon. Sedari dulu Cirebon sudah menjalin hubungan baik dengan bangsa Arab dan Cina.

Patung Perawan Sunti -tribunnews

Mitos lainnya adalah mitos mengenai Patung Perawan Sunti yang berlokasi di depan Gua Petang. Diyakini bila ada seorang gadis menyentuhnya maka akan sulit untuk mendapatkan jodoh. Patung Perawan Sunti ini sebenarnya adalah filosofi dari seorang gadis yang hamil dan melahirkan tapi tidak melalui hubungan suami-istri.

Mitos selanjutnya justru kebalikan dari mitos Patung Perawan Sunti. Mitos ini lebih dikenal dengan mitos Gua Kelanggengan. Seperti namanya, gua ini diyakini dapat melanggengkan hubungan dari pasangan yang melewatinya. Jika Anda belum menikah dan melewati gua ini, diyakini akan cepat dapat jodoh.

Terlepas dari mitos-mitosnya, Gua Sunyaragi tetaplah sebuah situs bersejarah yang sudah menjadi saksi jatuh bangun Kota Cirebon. “Mitos-mitos yang ada di Gua Sunyaragi ini merupakan kekayaan budaya Cirebon. Semua itu kembali ke diri masing-masing,” jelas Jajat.

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai sejarah, rute, dan fasilitas yang ada di Gua Sunyaragi ini, Anda dapat mengunjungi laman Gua Sunyaragi